[Pojok Visual Novel] Annoying Childhood Friend

Published by Robet Fujita on

Tidak banyak Visual Novel berbahasa Indonesia, dan bisa dibilang juga merupakan barang langka. Namun langka itu bukan berarti tidak ada. Salah satunya adalah Visual Novel Annoying Cildhold Friend karya, Masdedz, Rifqi Muttaqin, Fernando. Dan Penulis cerita R Lullaby yang otomatis berarti karya indie dan gratis. Terus apakah Visual Novel indie dan gratis ini menarik untuk dimainkan?

Karakter yang sebagian adalah keturunan asing

Pertama dari yang paling kelihatan. Ada empat karakter dalam Visual Novel ini. Karakter utama, seorang perempuan keturunan Inggris bernama Lisa, dan teman masa kecilnya, Ivan yang kelihatannya orang Indonesia asli.

osanai4_compressed

Kemudian ada Arthur yang merupakan keturunan Eropa dan Asia serta tetangganya Karin yang juga kelihatannya orang Indonesia. Memang tidak ada yang salah dengan keturunan, toh Kartu Keluarganya pasti dibuat di Indonesia.

osanai1_compressed

Belum ada Character Voice

Sebenarnya wajar dan bukan sebuah kewajiban untuk sebuah Visual Novel memiliki pengisi suara untuk karakter. Namun sebenarnya cerita dari Visual Novel ini akan lebih dramatis jika ada pengisi suaranya.

Cerita awal yang biasa

Salah satu nilai lebih dari Visual Novel ini adalah ceritanya. Karena ini bukan cerita satu arah tanpa ada pilih-memilih rute, maka cerita bisa dinikmati lebih dalam, toh karakternya juga Cuma empat orang.

Jika melhat awal ceritanya, mungkin tidak ada yang salah dan tidak ada yang aneh. Dengan judul Annoying Childhood Friend maka wajar jika ada cerita dimana Ivan selalu mengerjai Lisa tanpa alasan yang jelas. Dan tentu saja Lisa juga merasa terganggu. Apalagi karena Lisa merasa Ivan sangat mengganggu rencananya untuk menyatakan cintanya pada Arthur.

Dari cerita juga sudah ketahuan juga jika Ivan menyukai Lisa. Namun sayangnya Lisa tidak menyadarinya karena memang sifat Ivan yang agak enggak jelas. Terus apa menariknya?

Sebuah Konflik yang mengejutkan

Lisa yang sangat menyukai Arthur sudah berhasil menyatakan cintanya. Tapi yang mengejutkan adalah umur Arthur cuma 5 tahun lagi. Ya, dia mengidap leukemia dan butuh donor sum-sum tulang belakang yang sampai sekarang tidak ada pendonor yang cocok.

osanai5_compressed

“Kalau mencari jangan jauh-jauh dulu, kali aja ada yang dekat.” Itu kata-kata yang langsung terpiikirkan. Dicari-cari enggak ketemu, eh ternyata Ivan lah yang memiliki kriteria yang pas untuk mendonorkan sum-sum nya pada Arthur.

Akhir yang (juga) mengejutkan

Setelah operasi berhasil, pasti semua orang bahagia. Namun ada yang aneh dengan Ivan, tidak ada yang berterima kasih padanya, seakan tidak ada yang peduli. Bahkan Lisa sendiri hampir lupa. Kok gitu sih? Terus kemana orangtua nya?

osanai6_compressed

Dan ini yang bikin asyik, Karin yang selalu terlihat terdiam di hampir tiga perempat cerita, tiba-tiba jadi baik. Ada apa sebenarnya? Iya, karena Karin punya semua jawabannya. Dia mau buka mulut setelah Ivan telah tiada(?). Yang penasaran langsung coba saja.

osanai7_compressed

Sebuah karya yang bisa jadi harapan

Ini memang bukan  Visual Novel yang biasa kita lihat, setidaknya ini bukan Visual Novel dari Negara kelahirannya. Dan tidak banyak fitur bisa dinikmati, serta tidak bisa dibandingkan Visual Novel Jepang karena memang beda Negara pembuatnya. Namun cerita yang dibawakan tidak bisa dianggap remeh. Apalagi, dibagian akhir ada cerita tentang kutukan.

Dengan adanya Visual Novel ini mungkin saja nanti ada developer lain yang membuat Visual Novel yang lebih bagus. Hanya cukup disayangkan Visual Novel ini berdurasi cukup pendek, dan cerita dibagian akhir itu membuat semakin penasaran. Tapi,  itu bukan alasan untuk tidak memainkan Visual Novel satu ini.

Pojok Visual Novel | oleh Robet Fujita

Data Visual Novel

Judul  Annoying Childhood Friend
Judul Asli  Annoying Childhood Friend
Produksi  Indie (Klik Di sini Untuk Unduh)
Tanggal Rilis  10 Maret 2017
Durasi  > 2 Jam
Situs Resmi  –
Akun Twitter  –
Patch
Categories: Artikel

Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

0 Comments

Komentar di sini

%d bloggers like this: