[NEWS] Uang Menipis, Applique Terancam Krisis

Published by Robet Fujita on

Di tengah-tengah persaingan sengit antar produsen Visual Novel saat ini, membuat beberapa produsen Visual Novel dituntut untuk berinovasi dalam pembuatan sebuhah karya dan harus selalu memberikan sesuatu yang berbeda agar dapat terus melanjutkan usahanya. DIdalam sengitnya persaingan tersebut ada berita kurang menyenangkan dari produsen Visual Novel yang sudah cukup ternama, yaitu Applique dan Akatasuki Works. Mereka mengumumkan melalui akun Twitter resminya, bahwa perusahaan tersebut sedang dalam masa krisis dan terancam bangkrut.

Diawali dari pegumuman dari twitter resmi mereka, bahwa mereka akan mengumumkan hal penting di siaran langsung Nico Nico pada tanggal 10 Juni 2017. () Hal ini juga didukung oleh Ayumi melalui akun twitter resminya, bahwa dia akan berangkat menuju Fukui untuk memberikan pengumuman penting kepada penggemar Applique berkaitan dengan keadaan perusahaan tersebut.

Melalui siaran langsung Nico-Nico tanggal 10 Juni 2017 yang berdurasi sekitar satu jam, dapat diketahui bahwa perusaahaan Applique terancam bangkrut. Dengan beberapa poin penjelasan yaitu, kurangnya dana untuk pembuatan karya selanjutnya. Berdasarkan hal itu diputuskan bahwa Apllique akan mengumpulkan dana melalui internet dengan jumlah dana maksimal adalah sebesar 3 Juta Yen, atau sekitar 300 Juta rupiah (asumsi 1 Yen=100 Rupiah). Untuk tata cara pengumpulan dan melalui apa, hasilnya akan diumumkan dalam waktu seminggu ini.

Applique juga mengisyaratkan bahwa mereka tetap ingin membuat game meski dalam keadaan krisis, namun melihat keadaan perusahaan yang semakin memburuk, maka penggalangan dana kali ini adalah kesempatan terakhir mereka untuk membuat game. Seandainya dalam penggalangan dana tidak tercapai 3 Juta Yen, makan dapat dipastikan bahwa Applique akan bubar.

Melihat hal itu beberapa netizen pun memberikan pendapatnya. Sanchu dari studio Unicorn, mengatakan bahwa melalui penggalangan dana ini, beberapa orang akan merasa bahwa perusahaan membebankan masalah perusahaan ke pengguna. Serta pengguna akan merasa kurang nyaman dengan perusahaan yang mencari penggalangan dana dengan alasan krisis.

Ada juga beberapa netizen yang memberikan dukungannya. Seperti Zodi Kafka yang bahkan berencana akan membantu dalam penggalangan dana tersebut, sembari menunjukkan foto koleksi game dari Applique dan Akatsuki Works.

Bagi yang belum tahu, Applique dan Akatasuki Works pada dasarnya adalah satu perusahaan yang sama, namun menggunakan nama brand yang berbeda. Perusahaan yang menaungi dua brand tersebut adalah High Level Co., Ltd. Dari pihak Akatsuki Works sudah membuat 11 karya dan yang terbaru adalah Suisei Ginka. Sedangkan Applique sudah menghasilkan 8 karya dengan karya terbaru yang berjudul Tsukikage no Simulacre

Memang belum ada keputusan pasti dari wacana penggalangan dana ini, namun memang sangat disayangkan jika produsen seperti Applique yang memang sudah cukup lama dan memberikan warna tersendiri ada dalam bisnis Visual Novel ini terancam hilang.

HERO Soft News | oleh Robet Fujita

Categories: ArtikelFokus

Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

0 Comments

Komentar di sini

%d bloggers like this: