Apa Sih Asyiknya Visual Novel Rating Semua Umur?

Published by Robet Fujita on

Ah, enggak asyik. Enggak ada H-Scene nya

Ketika membahas Visual Novel, mau tidak mau Eroge (Ero Game) pun harus ikut dalam barisan. Hal tersebut disebakan dalam setiap bulan perilisan, jumlah Visual Novel dengan rating semua umur (SU) tidak pernah lebih dari 10%*. Oleh karena itu, image yang terbentuk malah terkesan bahwa Visual Novel itu ya gim bokep. Harus ada adegan bercocok tanam. Benar tidak?

*Berdasarkan jumlah Visual Novel yang akan rilis pada bulan Februari 2020

Namun, di dalam kata "Visual Novel" terdapat kata Novel, sehingga apapun yang terjadi Visual Novel tidaklah pantas untuk sepenuhnya disebut gim bokep. Karena ada cerita yang menyertainya. Kemudian adakah Visual Novel yang presentase keerotisannya itu sangat minim sehingga pemain bisa menikmati ceritanya? Jawabannya, jelas ada. Bahkan, teman-teman baik secara sadar atau tidak, pernah mengonsuminya. Ambil saja contoh karya buatan Key seperti, AIR, CLANNAD, Little Busters, ataupun yang terbaru Summer Pockets. Semua judul tadi merupakan Visual Novel dengan rating SU.

Lalu, di zaman now seperti ini, apakah masih ada VIsual Novel dengan rating semua umur seperti tadi? Tentu masih ada. Meski memang dalam satu tahun sudah jarang ditemui. Jumlahnya sedikit, namun kualitas tidak kalah pelit kok. Meskipun ada, apa sih menariknya memainkan Visual Novel untuk semua umur, banyak yang bilang kalau tidak ada H-Scene tidak akan menarik. Penulis rasa tidak benar. Visual Novel dengan rating SU, tidak sepenuhnya jelek, malah lebih banyak hal positifnya. Kok bisa?

Bikin lebih penasaran

Dengan mengetahui bahwa sebuah Visual Novel memiliki rating SU, otomatis pemain akan tahu bahwa di dalam Visual Novel tersebut tidak akan terdapat H-Scene. Jika tidak ada, terus apa yang dicari? Cerita apa yang akan disajikan? Akhir cerita seperti apa yang akan ditemui, dan berbagai pertanyaan akan muncul. Untuk mengetahuinya, tentu saja kita harus memainkannya. Dan dari pengalaman penulis, Visual Novel rating SU ini ternyata sering membuat kejutan yang unik. Misalnya saja, Kotonoha Amrilato karya Sukera Sparo pada tahun 2017

Dengan cerita genre Yuri, tentu membuat penulis semakin bingung mencari alasan untuk memainkannya. Tetapi, ternyata penulis diajak untuk mengenal pentingnya sebuah bahasa sebagai alat komunikasi, hingga belajar bahasa buatan Esperanto. Diluar cerita cinta antara Ruka, dan Rin tentu saja.

Aman di mana saja, kapan saja

Bagi penggemar Visual Novel rating 18+, kadang-kadang perlu menentukan waktu dan tempat. Dalam beberapa kasus, membuka gimnya saja sudah langsung disajikan gambar yang bagi sebagian orang sangat tidak senonoh. Apalagi, jika sedang asyik-asiknya menikmati cerita, pemain diajak berpindah ke H-Scene. Sungguh mengejutkan. Namun, dengan Visual Novel rating SU, semua hal tersebut tidak akan terjadi. Malah, teman atau kolega mungkin akan saja akan tertarik dengan Visual Novel yang kita mainkan. Penulis mengambil contoh Marco & The Galaxy Dragon yang akan dirilis TOKYOTOON pada 28 Februari mendatang. Teman yang tidak tertarik pun, langsung bertanya. Obrolan pun bisa tercipta gara-gara itu

Bisa fokus cerita

Karena tidak ada H-Scene, mau tidak mau pemain harus menikmati ceritanya. Namun percayalah, menikmati sebuah cerita tanpa mengharapkan datangnya H-Scene bisa jadi pengalaman yang berbeda. Apalagi, jika Visual Novel tersebut sesuai dengan tempo yang pemain inginkan. Misalkan saja, seri FLOWERS yang dirilis sejak tahun 2014 hingga seri terakhirnya pada tahun 2017. Dari Visual Novel seperti FLOWERS, pemain bisa menikmati setiap kalimat, dan dialognya tanpa mengharapkan kejadian yang aneh-aneh.

Belajar mencintai tanpa nafsu

Melalui Visual Novel dengan rating SU kita dapat menemukan Heroine favorit tanpa mengotori pikiran kita. Hal ini bisa sedikit menjauhkan kita dari dosa. Karena kegiatan bercocok tanam bukanlah segalanya dalam untuk mencintai seseorang (mendadak dakwah). Misalnya, kita tertarik, dan memfavoritkan karakter Kamiyama Shiki, dari Summer Pockets -Reflection Blue-. Kita dapat menikmati keimutannya, kecantikannya, dan berbagai tingkah lakunya, lepas dari hawa nafsu yang tidak perlu. Setuju?

Artikel ini dibuat bukan untuk menyalahkan Visual Novel dengan rating 18+, maupun menjunjung tinggi penggemar rating SU. Namun, dengan mengetahui sisi positif dari rating SU, penulis berharap dapat memberikan sudut pandang yang berbeda bagi teman-teman. Bagaimana, tertarik mencoba Visual Novel meski tanpa H-Scene?

Categories: Fokus

Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

3 Comments

JaaNee · 18/07/2020 at 10:41 pm

Gambar paling atas dari vn apa?

    admin · 23/07/2020 at 3:07 pm

    Re:TrymenT, kak

LOST:SMILE Sebenarnya Sangat Layak untuk Dilirik – HERO Soft · 16/03/2020 at 9:57 pm

[…] mendapatkan dana besar, apa yang sebenarnya membuat LOST:SMILE layak untuk dilirik? Seperti ada artikel HERO Soft yang membahas tentang VIsual Novel dengan rating SU, karya terbaru LIFE0 tentu harus […]

Komentar di sini

%d bloggers like this: