Skenario Visual Novel Sepanjang Apa Sih?

Published by Robet Fujita on

Seperti yang teman-teman ketahui, memainkan Visual Novel sebagian besar akan dihabiskan untuk membaca teks narasi maupun dialog yang terdapat di bawah layar. Wajar, Visual Novel sendiri adalah suatu media di mana novel, atau teks berada di dalamnya, namun berbeda dengan novel pada umumnya, baik yang berbentuk fisik maupun digital. Omong-omong, sepanjang apa sih teks yang tersemat di dalam sebuah Visual Novel? Seandainya di dalam bentuk fisik, seberapa banyak kertas yang harus dihabiskan untuk menyalin semua teks di dalam Visual Novel?

Pertanyaan di atas muncul ketika penulis melihat spin-off baru dari serial Shukusei Girlfriend, Shukusei Girlfriend -All Stars-. Dalam spin-off tersebut, terdapat cerita baru dari karakter yang sebelumnya penah muncul dalam tiga seri sebelumnya, Yonamine Fujiko. Sebagai informasi, Fujiko adalah guru UKS sekaligus pembimbing dari Stars, pahlawan pembasmi Demon. Cerita tambahan Fujiko sendiri akan dirilis berupa DLC, di DMM R.18 setelah melakukan pembelian Shukusei Girlfriend -All Stars- yang berisi tiga serial Shukusei Girlfriend sebelumnya. Bagi yang belum tahu, dapat membaca ulasan HERO Soft di bagian Pojok Visual Novel.

Kembali ke topik. Di laman resmi Shukusei Girlfriend -All Stars-, Fujiko mendapatkan jatah cerita sebesar 150KB (Kilobyte). Benar, 150KB lebih kecil dari sebuah gambar latar laptop. Apakah layak untuk dimainkan meski hanya segitu? Memang sepanjang apa sih jadinya?

Dalam sistem komputer, dikenal istilah Unicode, yang merupakan standar yang digunakan untuk menampilkan teks, tanda, simbol di layar komputer secara konsisten sehingga dapat dibaca oleh manusia. Jenis Unicode yang paling umum digunakan sekarang adalah UTF-8 (Universal Character Set (UCS) Transformation Format — 8-bit). Penggunaan UTF-8 dalam menampilkan huruf misalnya seperti ini;

Untuk menampilkan huruf “A” maka perlu kode UTF-8 yang diperlukan adalah “U+0041”. Sedangkan, untuk huruf hiragana 「あ」maka kode yang diperlukan adalah “U+3042”. Nah, setiap kode memiliki jumlah informasi yang berbeda-beda. Misalnya, huruf “A” memiliki jumlah informasi sebesar 1 Byte (satu byte). Sedangkan 「あ」sebesar 3 Byte (tiga byte). Berikut tabel kode, dan ukuran yang dibutuhkan UTF-8 untuk menampilkan sebuah huruf

Sumber: Wikipedia

Dari tabel di atas, kode yang perlu digunakan untuk menampilkan huruf-huruf bahasa Jepang di dalam kehidupan sehari-hari adalah “U+0800 ~ U+FFFF” yang memiliki ukuran 3 Byte (tiga byte). Huruf-huruf yang termasuk dalam baris 3 Byte lebih dikenal dengan istilah Basic Multilangual Plane (BMP). Di luar kode-kode BMP, masih terdapat huruf bahasa Jepang lain. Huruf-huruf ini biasanya huruf kanji yang rumit. Sehingga, huruf-huruf kanji tersebut akan masuk dalam sistem kode JIS x 0213, yang memiliki ukuran 4 Byte (empat byte).

Sehingga, sesuai dengan standar Unicode di atas, dapat disimpulkan bahwa satu huruf dalam bahasa Jepang sebagian besar memiliki ukuran 3 Byte (tiga byte).

Setelah mengetahui ukuran informasi per huruf, mari melihat kembali ukuran cerita tambahan Fujiko dalam Shukusei Girlfriend -All Star-. Ukuran berkas skenario Fujiko adalah 150 KB (kilobytes). Jika 1 KB adalah 1024 Byte, maka cerita tambahan Fujiko akan memiliki sekitar 51.200 karakter. Seandainya dikonversi ke dalam kertas Genkouyoushi, ‘kertas khusus yang digukanan untuk membuat karangan yang memuat 400 karakter per lembar’, maka skenario tambahan Fujiko akan menjadi buku setebal 128 halaman.

Satu lembar Genkouyoushi

Mari lihat karya yang lain. Pada Desember 2019 lalu, OVERDRIVE pernah memberikan klaim kepada pelanggan yang ragu untuk membeli karya pamungkas mereka, MUSICUS!. OVERDRIVE menjelaskan, meski masuk kategori middle price, MUSICUS! memiliki skenario sebesar 2MB (Megabytes). Maka, dengan perhitungan yang sama, skenario MUSICUS! memiliki kira-kira 699.051 karakter, atau setara dengan 1748 halaman Genkouyoushi. Padahal, rata-rata sebuah novel hanya memiliki 200 hingga 300 halaman.

Namun, ini belum termasuk hitungan kode pemrograman yang kadang-kadang juga terdapat dalam berkas skenario di suatu Visual Novel.

Kesimpulannya, meskipun skenario tambahan Fujiko hanya berukuran 150KB saja, teman-teman tidak rugi kok, karena jumlah teks yang teman-teman baca setara dengan novel sepanjang 128 halaman. Hal ini juga berpengaruh untuk VIsual Novel lainnya. Apalagi, dalam hal penerjemahan Visual Novel. Ketika penulis mengerjakan Visual Novel Full Price dengan berkas skenario sebesar 3MB, maka penulis sama saja dengan mengerjakan lebih dari 900 hingga 1000 halaman novel. Hebat bukan?

Categories: Fokus

Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

1 Comment

Troid · 15/05/2020 at 11:44 pm

Waah jarang-jarang nemu web yang bahas visual novel selain di forum. Bahasa Indonesia lagi, mantap (b>ww<
*paragraf terakhir

Komentar di sini

%d bloggers like this: