Bukan Manusia, tapi Dapat Mencinta, dan Dicintai.

Published by Robet Fujita on

Jika kartun-kartun Jepang sedang marak menggunakan tema, Isekai ‘Dunia Lain’, maka Visual Novel yang akhir-akhir ini rilis di Jepang sedang ramai dengan tema AI, robot, maupun Heroine-Heroine virtual lainnya. Pengaruh perkembangan teknologi AI, maupun dalam bidang pembuatan karakter seperti Virtual Youtuber belakangan ini, membuat Heroine seperti ini pun jadi semakin masuk akal bagi masyarakat modern.

Dengan begini, setiap tokoh protagonis pasti menemui jodoh yang hampir klop karena, para Heroine akan selalu tercipta sesuai dengan harapan, dan karakteristik yang pas. Bagaimana tidak, jika punya kemampuan menciptakan robot perempuan, pasti manusia akan membuat sesuai kebutuhannya.

Begitu juga dengan gadis-gadis virtual. Manusia akan cenderung menonton dan menikmati karakter yang sesuai dengan karakteristik masing-masing.

Lalu, judul apa saja yang bisa dinikmati jika menginginkan Heroine yang hampir sempurna seperti tadi? Karena mungkin banyak, artikel ini akan mencoba menyarankan Visual Novel yang baru saja.

Missing x Link~Ama no Yurikago, Togi no Hana ~

Pertama, adalah Missing x Link~Ama no Yurikago, Togi no Hana ~. Visual Novel karya Fluorite ini, menyajikan Heroine robot bernama Hime Fuurou. Dia adalah robot yang diciptakan oleh orangtua sang protagonis, Shougo, untuk menemaninya di kala kesepian. Sebagai robot yang diprogram untuk menemani Shougo, Hime Fuurou tentu begitu peduli, perhatian, dan peka terhadap apa yang dirasakannya. Apalagi, mereka berdua bisa berbagi ingatan dengan melalui ciuman. Jadi enggak ada lagi tuh kata-kata, enggak pengertian di antara mereka. HERO Soft pernah membahas ini, dalam artikel Missing x Link ~Ama no Yurikago, Togi no Hana ~: Bibir, adalah Pintu Hati Kita

Kami-sama no Youna Kimi e

Selanjutnya, ada Kami-sama no Youna Kimi e. Baru saja dirilis pada 27 Maret 2020 yang lalu, Visual Novel karya CUBE ini mengenalkan kita pada Tsukuyomi, robot yang dibuat dengan AI di sebuah pabrik karena ketidaksengajaan.

Opera Snapshot_2020-04-04_141132_www.cuffs-cube.jp

Suatu hari, Kaito, seorang mahasiswa yang pandai sekali meretas berusaha mencari di penjuru internet gadis yang sesuai dengan kiriterianya. Gadis yang lucu, bisa diajak manja-manjaan, dan tentu saja berdada besar. Karena tidak ada, AI buatan Kaito dengan sendirinya membuat sebuah robot perempuan dengan sifat, dan karakter yang sangat diimpikan Kaito. Maka, mau tidak mau, Kaito harus tinggal bersama Tsukuyomi, gadis idamannya.

Bagi teman-teman tertarik dapat melihat video pembuka Kami-sama no Youna Kimi e berikut ini. Versi purwarupa dapat teman-teman dapatkan melalui tautan ini.

Denshi Otome ga Arawareta!

Setelah robot, selanjutnya mari berkenalan dengan Haruka Kanata. Gadis yang muncul dari monitor sang tokoh protagonis, Keiji. Benar, Haruka Kanata adalah gadis yang tercipta dari gelombang elektromagnetik layar monitor.

Opera-Snapshot_2020-04-04_141930_www.akabeesoft2.com_

Awalnya, Haruka Kanata adalah seorang Etuber misterius populer di Wetube. Namun, di suatu kejadian horor, Kanata muncul di hadapan dengan wujud yang sungguh menggemaskan. Meski mendadak memiliki tubuh seperti manusia, Kanata dapat mengendalikan barang-barang elektronik bagaikan sihir meski tanpa menyentuhnya. Toh, pada dasarnya dia lahir dari gelombang elektromagnetik. Namun, tidak masalah, yang masih dapat bercocok tanam.

Kanata memang secara langsung bukanlah sosok yang dibuat berdasarkan Kecerdasan Buatan, tapi Heroine dari Denshi Otome ga Arawareta, karya terbaru Akabei Soft 2 ini bukan manusia sesungguhnya, melainkan dibuat karena kehendak seseorang. Denshi Otome ga Arawareta akan muncul di layar monitor teman-teman pada 24 April 2020 mendatang.

QUALIA ~Yakusoku no Kiseki~

Terakhir, mari berkenalan dengan Makina. Makina adalah robot android yang memiliki kecerdasan buatan. Pengembang baru, Puresis melalui QUALIA ~Yakusoku no Kiseki~ mengajak pemainnya untuk mengenal robot dengan lebih baik. Meski robot itu dibuat, dan tidak memiliki perasaan, tapi dengan AI mereka dapat berkembang, saling memahami, mengerti cinta, hingga bahkan mencintai seseorang. Dengan begitu, pemain sebagai pencipta Makina, dapat perlahan-lahan mengenal cinta, dan bahkan mencintai Makina secara utuh sebagai sosok perempuan, bukan sebagai robot lagi.

Puresis menjanjikan cerita romansa yang ringan, dan sederhana, sambil menikmati perkembangan dalam karya perdananya yang akan dirilis 26 Juni 2020.

Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou

Sebenarnya, Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou juga memiliki tema yang sama. Tema yang untuk memandang kemajuan teknologi, terutama robot dengan lebih luas, dan belajar untuk menghargai robot yang mau memahami, dan berkembang bersama manusia. Sayang, robot-robot tersebut tidak menjadi Heroine utama. Namun, teman-teman dapat membaca ulsannya dalam artikel [Pojok Visual Novel] Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou

Jadi, melalui tema seperti ini pemain semakin disadarkan, bahwa kita sedang bertemu gadis ciptaan manusia yang diciptakan manusia lain.

Masih bingung? Silakan komentar.

Categories: Rekomendasi

Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

0 Comments

Komentar di sini

%d bloggers like this: