Nekopara Vol. 2, Terima Kasih, Saudariku

Published by Hauhau on

Setelah 2 tahun sejak perilisan seri pertamanya, yaitu Nekopara Vol. 1: Soreiyu Kaiten Shimashita 「ネコぱらVol. 1:ソレイユ開店しました」, Neko Works akhirnya memutuskan untuk melanjutkan project dari francise Nekopara, yaitu Nekopara Vol. 2: Shimai Neko no Shukuru 「ネコぱらVol. 2:姉妹ネコのシュクル」.

Nekopara Vol. 2: Shimai Neko no Shukuru 「ネコぱらVol. 2:姉妹ネコのシュクル」merupakan sequel dari Nekopara volume sebelumnya yang rilis pada 20 Februari 2020. Pada volume ini, cerita akan terfokus pada 2 dari 6 kucing Keluarga Minazuki, yaitu Coconut, dan Azuki.

Coconut 「ココナツ」

Coconut 「ココナツ」adalah seekor kucing dengan Ras Maine Coon, berwarna rambut coklat muda, dan memiliki mata dengan kondisi Hetero Chromia berwarna kuning dan biru. Jika diurutkan dengan kucing milik Keluarga Minazuki yang lainnya, Coconut merupakan kucing termuda keempat, sekaligus menjadikannya kakak dari Chocola dan Vanilla. Coconut memiliki kepribadian dewasa namun, terkadang bertingkah kekanak-kanakan.

Nama  : Coconut 「ココナツ」

Ras      : Maine Coom

Usia     : 15 tahun (kucing)

V. A.   : Tezuka Ryouko

Azuki「アズキ」

Azuki「アズキ」adalah seekor kucing dengan Ras Munchkin berwarna coklat pada bagian rambut dan matanya. Sebagai kucing yang paling tua di antara kucing Keluarga Minazuki lainnya, dia merasa bertanggung jawab atas adik-adiknya, dan dapat diandalkan. Azuki memiliki kepribadian Tsundere dan memiliki kebiasaan berkata kasar namun, dia akan meminta maaf jika perkataannya dirasa melewati batas.

Nama  : Azuki「アズキ」

Ras      : Munchkin

Usia     : 26 tahun (kucing)

V. A.   : Mia Naruse

Pertengkaran

Suatu di La Soleil, Azuki dan Coconut sedang berkelahi di dapur karena Coconut merasa tersinggung dengan ucapan yang dilontarkan oleh Azuki kepada dirinya. Setelah dilerai oleh Kashou dan kucing lainnya, akhirnya perkelahian berakhir namun, kedekatan mereka sedikit merenngang. Setelah kafe tutup, Coconut meminta Kashou untuk melatihnya secara pribadi karena dirinya merasa kurang mahir dalam pekerjaan.

Di sepanjang cerita, kita akan mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh kedua heroine ini, diantaranya Coconut yang merasa dirinya harus menjadi dewasa meski pun berusia muda karena telah memiliki dua ekor adik dan bertubuh paling besar di antara yang lainnya, dan Azuki dengan perasaan tertekan karena dirinya merasa bertanggung jawab atas semua yang terjadi pada adik-adiknya.

Keadaan Yang Mulai Menghangat

Setelah beberap Chapter dan Scene, akhirnya Coconut dan Azuki mulai memahami 1 sama lain, dan menunjukan perkembangan. Pada salah satu scene, Kashou meminta Azuki dan Coconut membantunya mempersiapkan kue yang akan dijual.

Disaat Coconut membuat kue, hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan apa yang di harapkan, sehingga dirinya merasa gagal dan kecewa. Untuk menghibur adiknya, Azuki juga mencoba untuk membuat kue yang diinginkan, dan hasilnya bahkan melewati apa yang di ekspektasikan oleh Kashou. Melihat kue yang telah dibuat oleh Azuki, Coconut merasa senang dan merasa bangga terhadap kakaknya.

Penilaian Pribadi

Jika dibandingkan dengan prequel-nya, volume kedua ini memiliki cerita yang cukup berat karena kita akan disajikan dengan dua sudut pandang yang berbeda antara anak sulung dan bungsu mengenai tanggung jawab dalam keluarga. Menurut Azuki sebagai anak sulung, semua yang terjadi kepada adik-adiknya adalah tanggung jawab dirinya. Sementara itu, Coconut sebagai anak bungsu merasa tidak siap jika diberikan tanggung jawab sebagai kakak. Pada volume kedua ini, bagi saya cukup bagus karena memberikan sebuah pelajaran hidup mengenai pentingnya memahami orang lain.

Sekian penialain dari Volume kedua Nekopara, menurut kalian bagaimana? Silahkan komen dan share ya~

Categories: Pojok Visual Novel

0 Comments

Komentar di sini

%d bloggers like this: