[Pojok Visual Novel] Yuki Koi Melt

Published by onitan on

Bayangkan saja, jika sebuah kota hanya memiliki satu musim saja, yaitu musim salju. Tetapi tenang saja, di tengah dinginnya musim salju, kalian akan ditemani hangatnya tawa dan canda dalam Visual Novel Yuki Koi Melt ini.

preview

peringatan

Judul : Yuki Koi Melt (ゆきこいめると)
Produksi : Front Wing (2015-10-30)
Durasi : Sedang (10 – 30 Jam)
Pengulas : -Onitan-
Patch : Tidak Ada

Miharu baru saja pindah ke kota bersalju, Yubane, yang dimana dia bisa merasakan dimana dinginnya salju. Saat masuk sekolah, dia diundang untuk masuk ke “Ekskul Salju”. Berkali-kali dia menolak untuk masuk dan sering menanyakan mengapa hanya dia yang diundang. Pada akhirnya Miharu masuk ke “Ekskul salju” dan memulai keseharian penuh cerita dalam Ekskul tersebut.

Kali ini ane bakal bahas Visual Novel milik Front Wing yang berjudul Yuki Koi Melt. Sejujurnya Front Wing salah satu studio favorit ane. Selain desain yang bagus ane suka sama alur cerita yang mereka buat seperti seri Grisaia ataupun Visual Novel setelahnya. Terutama pada penggambaran chibinya wah topkek dah wkwkwk. Langsung aja, Visual Novel ini memiliki latar cerita yang cukup unik yaitu daerah bersalju. Jarang kita jumpai di Visual Novel lain, hal ini salah satu daya pikat yang membuat ane main Visual Novel ini. Karakter di Visual Novel ini tidak begitu banyak mungkin akan membuat sedikit bosan karena karakternya itu-itu saja. Untungnya karena sifat masing-masing karakter yang sangat unik dan khas ini membuat nilai tambah agar nantinya membuat teman-teman nantinya tidak bosan saat memainkan Visual Novel ini. Seperti Taruhi, dengan sikapnya yang polos membuat ane cukup cinta sama karakter yang satu ini. Ada satu hal yang bikin ane bingung, itu loh telinga sama buntut apaan sih ini karakter heran. Teman-teman sekelasnya tidak memikirkan hal itu tapi buat ane dan karakter utama cukup kepikiran itu apaan wkwk. Akan ada pilihan nanti “Menyentuh kupingnya” atau “Jangan menyentuh kupingnya”. Kanon, gadis super aktif ini nggak bisa diam dan berisik. Herannya, ane nggak kesel sama ini karakter malah tanpa ada karakter ini mungkin Visual Novelnya nggak akan ada daya pikat khas dan pasti akan bikin bosen. Shizuri punya sikap elegan sih, tapi dalemnya dia punya pikiran jorok. Terakhir itu Yuki, sama kayak Shizuri dia elegan jeleknya kekanak-kanakan doang dan yang ane masih penasaran satu, namanya ditulis dengan kanji dibaca Shiroyukihime tapi kenapa namanya Tsukumo Yuki? Untuk karakter sampingan, ini adalah esensi yang paling penting dalam Visual Novel ini.

Selain membantu mewarnai cerita humornya, ada satu karakter yang namanya Mitsuhasi itu seperti nggak niat digambar. Selain lucu dialah yang ane tunggu-tunggu buat bikin humor kalau lg berpapasan dengan karakter utama. Pilihan disini sangat mempengaruhi teman-teman nantinya ingin masuk rute mana, dan hebatnya baru kali ini ane tahu kalau Front Wing ada fitur bad end yang bikin ane kaget (kena bad end soalnya) dan harus mulai lagi. Jadi buat teman-teman yang mau main Visual Novel ini diharapkan berhati-hati jebakannya ada aja deh.

Visual Novel ini cukup ringan tetapi memiliki prolog yang cukup lama. Kira-kira sekitar 2 hari ane baru masuk rute, jadinya cukup tertinggal yang biasanya ane prolog 1 hari selesai. Memiliki cerita komedi yang cukup sering ditampilkan saat prolog dan ketika masuk rute cukup membuat ane bosan karena sebagian besar ceritanya sama dan tidak ada konflik yang cukup menarik. Satu lagi kekurangan Visual Novel ini adalah ‘proporsi’ (lagi) yang membuat ane nggak tahan lihatnya. Mau nggak mau ane harus tahan karena tidak logisnya hal tersebut sampai selesainya ane main Visual Novel ini. Mungkin ane rekomendasikan aja ke teman-teman yang mencari ‘proporsi’ yang tidak sesuai dengan takarannya saja deh wkwkwk.

Rating HERO :

rating3

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa komentarnya!

http://www.youtube.com/watch?v=gIbFskSSRj4


0 Comments

Muhammad Wika (@MuhammadWika) · 24/06/2016 at 1:50 pm

Sekali-kali bahas yg udah ada patchnya dong min. Hehe 😀

Komentar di sini

%d bloggers like this: