[Pojok Visual Novel] Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou

Published by Robet Fujita on

Sebagai karya terbaru sekaligus memperingati ulang tahun ke 15 dari Navel, Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou membawa cerita yang cukup fiksi ilmiah, tapi cukup mencerminkan masa depan manusia. Terutama dalam bidang AI atau kecerdasan buatan. Hingga penggunan robot dalam jumlah besar. Tidak hanya itu, Visual Novel ini mampu memberikan suasana dan masalah yang ‘nyata’ melalui cerita yang terkesan cukup fiksi.

Antara robot dan manusia

Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou alias Kimimeza mampu menggambarkan hubungan yang ideal dan harmonis antara manusia dan robot, atau dalam Visual Novel ini disebut “Automata”. Di tahun 2040-an Automata sudah layaknya motor. Banyak perusahaan yang memproduksi tubuh Automata untuk dijual kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan mereka. Namun untuk tubuh dan ‘otaknya’ dijual terpisah, ya.

Otak Automata, seperti layaknya komputer, merupakan komponen elektronik yang disusun bersama dengan AI atau kecerdasan buatan. Namun berbeda dengan AI yang ada pada ‘zaman’ artikel ini ditulis. AI pada Automata ini bisa menentukan sifat, cara bicara, cara berpikir, hingga hobi dan lain sebagainya. Karena itu, dalam Kimimeza robot dan manusia benar-benar memiliki hubungan yang harmonis. Bahkan susah untuk membedakan antara manusia atau Automata saking alaminya karakater mereka

Kasus Kriminal Besar

kimimeza_5

Bertemunya Sousuke dan Hatsune mungkin bisa jadi semacam dua sisi mata uang. Pertama, sebagai teknisi yang mengurusi robot, Sousuke bisa menyelamatkan Hatsune dari cedera yang lebih berat karena pemasangan kaki robot pada tubuhnya secara paksa. Di sisi lain, hilangnya kaki asli Hatsune membuka kunci suatu kasus kriminal besar, yaitu praktik jual-beli tubuh manusia.

Konflik dan Keseharian di sekitar Hatsune

Jika menganggap Kimimeza, dari coverya adalah sebuah Visual Novel tentang alam mimpi, atau yang berhubungan dengan psikologi, maka itu salah besar. Setidaknya itu yang saya rasakan setelah memainkan Visual Novel ini. Kimimeza berfokus pada konflik dari Hatsune sendiri, keluarganya, hingga orang-orang di sekitarnya.

Nah uniknya di sini, orang-orang sekitar di sini bukan hanya Sousuke yang telah menyelamatkannya, tapi juga kepolisan, hingga agen-agen khusus dan makelar-makelar besar yang bergerak dalam bisnis gelap, yang dalam hal ini adalah jual-beli bagian tubuh manusia

Iya benar skalanya besar sekali. Sampai-sampai jumlah karakter yang muncul juga tidak sedikit. Dari teman masa kecil hingga anggota kepolisian. Belum lagi Automata kenalan Sousuke.

Nah sekalian, kenalan dulu dengan beberapa karakter utama, selain Hatsune yang muncul dalam Kimimeza.

Makino dan Airu

kimimeza_4

Makino, Hatsune, dan Airu

Dua Automata ini adalah satu paket. Saling melengkapi. Makino yang suka bercanda, dan ceroboh. Airu yang pandai memasak dan sangat sopan. Mereka adalah Automata buatan Sousuke. Yang dibesarkan dan belajar mengenai Sousuke dari nol. Yah namanya AI butuh waktu untuk belajar. Tapi yang pasti dengan adanya Makino dan Airu suasana jadi lebih menyenangkan!

Yagumo Maika

kimimeza_3

Teman masa kecil Sousuke. Pekerjaannya adalah polisi di bagian penangan kasus kriminal yang berkaitan dengan robot. Padahal Maika sendiri sangat benci dengan kemajuan teknologi. Lainnya pakai aplikasi chatiing, Maika masih pakai surel.

Kyoubashi Mikoto

kimimeza_2

Teknisi Automata terkenal, sekaligus agen rahasia kepolisan. Dan juga teman masa kecil Maika dan Sousuke. Cinta pertama Sousuke, tapi menolak saat ditembak. Suka bercanda dan tidak pernah terlihat serius. Tapi apa yang dilakukan selalu memberikan banyak manfaat bagi orang lain.

Indahnya Slice of Life dibalik bayangan Kasus besar

Meski ada kasus besar yang membayang-bayangi kehidupan Hatsune. Kimimeza bisa menyajikan interaksi antar karakter yang ringan, segar dan menghibur. Dimulai dari cara bicara, hobi, sifat, hingga perilaku yang begitu khas dan unik pada setiap karakter, membuat saya bisa benar-benar ‘mengenal’ lebih dalam karakteristik masing-masing. Dan dari karakter yang unik inilah timbul candaan yang alami tanpa, Tsukkomi yang berlebih.

Dan ini yang penting. Tumbuh kembang Hatsune sendiri. Bukan, bukanQ Bukan tumbuh kembang dari bayi. Tapi dari awal Sousuke bertemu Hatsune yang penakut, bicara pun tidak sanggup karena ‘trauma’ hingga menjadi sosok yang mandiri, dan bisa bertanggung jawab pada dirinya sendiri. Ini benar-benar sentuhan yang tidak pernah saya temui sebelumnya. (Atau mungkin saya saja yang belum luas wawasannya.) Melihat perkembangan Hatsune hingga akhir, mampu membuat rasa empati saya keluar dan ikut terharu. Saya enggak bohong.

Kemudian, mengenai berbagai perangkat canggih yang digunakan. tanpa adanya definisi atau penjelasan yang rumit dan panjang mengenai teknologi yang sudah cukup canggih, saya tetap bisa menikmati Visual Novel ini. Seakan-akan semua teknologi yang ada, sudah menjadi hal biasa dalam keseharian kita.

Hadirnya “Bad End”

Inilah yang diluar perkiraan. Memberikan alternatif akhir cerita yang cukup tragis jika kita salah langkah dalam menentukan keputusan. Bukan hal yang luar biasa, tapi cukup memberikan tantangan tersendiri bagi saya. Karena saya bisa sedikit merasakan, jika berada di posisi Sousuke, dan mengalami masalah dan kasus yang sama.

Apalagi Kimimeza bukan Visual Novel misteri. Tapi sebagai orang yang terlibat dan akrab dengan ‘saksi hidup’ bisnis gelap, yaitu Hatsune, keputusan Sousuke bisa membuat orang-orang di sekitarnya kehilangan ntyawa.

Akhir yang tanggung

Secara pribadi, dalam tahun 2018 ini, jika disuruh memilih Visual Novel terbaik dari yang pernah saya mainkan selama setahun, Kimimeza pasti akan terpilih. Namun sayang, akhir cerita yang masih meninggalkan ‘misteri’ membuatnya harus keluar dari nominasi.

Kimimeza memberikan konflik yang cukup berat di awal hingga pertengahan cerita. Hal itu juga dibarengi munculnya beberapa karakter ‘kunci’ yang membuat kasus semakin menarik. Durasi cerita pun juga jadi semakin panjang. Dan saat sudah sampai klimaks, eh tiba-tiba selesai dengan bahagia. Yah, tidak salah, memang berakhir dengan bahagia. Benar-benar bahagia. Tapi, orang-orang kunci, yang ada dibalik kasus besar tadi, seakan hilang begitu saja. Yah …. Mungkin memang, kalau sudah damai dan kehidupan berjalan seperti biasa, lebih baik tidak perlu mengungkitnya lagi.

Dan akhir kata, sebagai Visual Novel yang hampir saja menjadi yang terbaik (menurut saya), tentu saja Kimimeza sangat saya rekomendasikan, bagi teman-teman yang mencari karakter-karakter yang punya sifar khas, cerita yang cukup berat. Serta alur cerita yang punya beberapa kejutan di dalamnya. Apalagi ada Makino dan Airu. Bahagialah hidup kita!

kimimeza_6

Pojok Visual Novel | oleh Robet Fujita

Data Visual Novel

Judul Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou
Judul Asli 君と目覚める幾つかの方法
Produksi Navel
Tanggal Rilis 25 Mei 2018
Situs Resmi https://www.project-navel.com/kimimeza/
Akun Twitter https://twitter.com/project_navel
Patch Tidak Ada

Versi Trial

Unduh Versi Trial

Video Pembuka

 

*Semua gambar/video dalam artikel ini merupaka milik dari Navel sebagai pemegang hak cipta


Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

2 Comments

Moege Award 2018 Diumumkan! Ini dia pemenangnya! – HERO Soft · 01/06/2019 at 3:13 am

[…] Kimi to Mezameru Ikutsuko no Houhou (Navel) […]

Bukan Manusia, tapi Dapat Mencinta, dan Dicintai. – HERO Soft · 04/04/2020 at 2:42 pm

[…] Sebenarnya, Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou juga memiliki tema yang sama. Tema yang untuk memandang kemajuan teknologi, terutama robot dengan lebih luas, dan belajar untuk menghargai robot yang mau memahami, dan berkembang bersama manusia. Sayang, robot-robot tersebut tidak menjadi Heroine utama. Namun, teman-teman dapat membaca ulsannya dalam artikel [Pojok Visual Novel] Kimi to Mezameru Ikutsuka no Houhou […]

Komentar di sini

%d bloggers like this: