[Pojok Visual Novel] Kara no Shoujo (Episode 1)

Published by Robet Fujita on

Penulis tahu, bahwa ini adalah Visual Novel lama. Selain itu, Visual Novel ini sudah selesai dimainkan sejak pertengahan 2018 lalu. Namun kepopuleran Kara no Shoujo sempat membuat keraguan dalam hati agar bisa mengulasnya dalam Pojok Visual Novel. Apalagi jam terbang yang tidak terlalu tinggi juga membuat artikel ini semakin lama untuk keluar.

Oleh karena itu, izinkan saya menceritakan pengalaman ketika menikmati serial pertama dari Kara no Shoujo ini.

Pemilihan latar

Latar Waktu dan Lokasi yang ada dalam Kara no Shoujo (Sumber: Situs Resmi Kara no Shoujo

Yang pertama kali bisa dirasakan adalah latar yang digunakan. Meski dirilis tahun 2008 Kara no Shoujo mengambil latar di Jepang, ketika sudah memasuki masa setelah perang dunia kedua. Tepatnya Era Shouwa Tahun 31 (1956). Cukup menarik, karena penulis skenario harus melakukan riset yang cukup dalam tentang karakteristik era tersebut. Dan hasilnya? Cukup mengesankan. Dalam cerita, setidaknya yang penulis sadari. Tidak ada faktor-faktor yang terkesan tercampur antar zaman. Baik dari moda transportasi, kebiasaan siswa-siswa, cara berpikir orang dan lain sebagainya. Seakan pembaca benar-benar dibawa ikut menikmati ‘keindahan’ era Showa.

Kompleksnya jalan cerita

Penulis tidak bisa mengatakan bahwa jalan cerita Kara no Shoujo sangat kompleks. Karena penulis belum menemukan Visual Novel lain yang sepadan dengan Visual Novel ini. Namun yang pasti, dalam Kara no Shoujo, pilihan kita sangat menentukan ‘arah hidup’ dari seorang karakter. Dan ini cukup berat jika ingin menikmatinya ceritanya. Karena jumlah Bad End serta kemungkinan ending berubah sangat terbuka lebar.

Terus sebenarnya apa sih inti ceritanya kok sampai begini? Jawabannya, sederhana.

Pencarian Jati Diri dan Pembunuhan Berantai

Ya. Jika dirangkum, Kara no Shoujo hanya berfokus pada dua hal tersebut. Pencarian jati diri pertama terletak pada Diri Touko, yang merupakan anak angkat namun besar, sembari ‘kehilangan’ kenangan dari sosok ibu kandungnya.

Kehilangan jati diri kedua, adalah pada pelukis dan anaknya yang secara tidak langsung ‘kehilangan’ jati dirinya karena terpesona dengan karyanya sendiri.

kns1_1

Kuchiki Touko

Selanjutnya adalah pembunuhan berantai. Nah ini yang membuatnya menjadi kompleks. Karena dari seorang dokter yang kecewa dengan pasiennya, karena berbeda ‘keyakinan’ akan pentingnya kehidupan, kasus pembunuhan dan penculikan yang menimbulkan banyak korban terus terjadi hingga beberapa tahun, bahkan setelah kasus awal telah selesai.

Dan hal ini juga yang menyebabkan jumlah karakter yang muncul dalam Kara no Shoujo bisa lebih dari 15 orang.

Terlibat Masalah = Risiko Kehilangan Orang Terdekat

kns1_2

Karakter yang bisa disebut penyeimbang dalam gelapnya cerita. Namun sayang ….

Bagian ini menjadi dua sisi mata uang bagi penulis. Oh, ya sebelum itu, karakter protagonis dalam Visual Novel ini adalah seorang detektif, namanya Reiji. Nah, sebagai Visual Novel misteri, apalagi dengan sudut pandang sebagai detektif tentu menjadi nilai positif. Sehingga pembaca bisa benar-benar merasa penasaran, hingga mungkin kebingungan dengan akhir dari sebuah kasus.

Tapi di sisi lain, terlibat sebuah kasus, baik sengaja maupun tidak pasti akan melibatkan orang terdekat kita. Rasa khawatir itu terus muncul ketika Reiji semakin mendekati titik terang dari sebuah kasus. Dan yah, salah satu karakter yang disukai penulis ternyata harus hilang bersama korban pembunuhan yang lain. Dan rasa itu, ternyata cukup emosional ……

Hampir Sempurna, tapi …..

Iya, sebagai Visual Novel misteri dan pembunuhan. Menurut penulis, Kara no Shoujo sudah cukup melebihi eskpetasi. Namun, banyaknya karakter ini membuat pembaca tidak bisa maksimal memahami dan mendalami satu karakter. Bisa saja, tapi terkesan harus berbagi dengan yang karakter lainnnya. Terutama jika tertarik dengan karakter yang sifatnya ‘sampingan’. Pasti akan berakhir sedih.

Tapi hal tersebut wajar, karena ini Visual Novel misteri. Bukan romansa SMA. Karena itu, jika ingin mencari ‘pasangan’ dan ingin menikmatinya secara mendalam, Visual Novel ini bukan untuk kalian. Begitu juga jika ingin mencari cerita yang damai, dipenuhi rasa manis dan candaan ringan, ini bukan karya yang tepat untuk dinikmati.

Secara pribadi (Yang belum pernah memainkan Visual Novel misteri lain selain dari Innocent Grey), penulis sangat terkesan dengan Visual Novel yang dibuat tahun 2008 ini. Semuanya dibuat benar-benar matang. Baik dari sistemnya, karakter yang ekspresif, music latar, penciptaan suasana, kompleksnya jalan cerita, detil pembunuhan, hingga hal-hal sepele seperti penggunanan kosakata dari berbagai disiplin ilmu yang bisa masuk ke dalam cerita misteri pada era Showa. Tapi tahun pembuatan ini juga mempengaruhi kualitas ‘tampilan’ jika Kara no Shoujo ini dinikmati setelah tahun 2014. Setidaknya itu yang penulis rasakan. Terasa terlalu jadul.

kns1_3

Tapi tenang, Innocent Grey, menjanjikan “Kara no Shoujo Episode 1 Full Voice HD” pada tahun 2019. Jika tertarik untuk menikmati Visual Novel ini kedepannya, penulis sarankan untuk memilih edisi Full Voice HD. Karena dengan begitu, rasa yang didapatkan dari Visual Novel ini bisa ‘lahir kembali’ dengan kualitas yang lebih baik. Yang penulis yakin bisa memberikan pengalaman lebih untuk menikmatinya.

shell_pamphlet

Pamflet Kara no Shoujo (2008) Sumber: Situs Resmi

Pojok Visual Novel | oleh Robet Fujita

Data Visual Novel

Judul Kara no Shoujo (Episode 1)
Judul Asli 殻の少女
Produksi Innocent Grey
Tanggal Rilis 25 Juli 2008
Situs Resmi http://www.gungnir.co.jp/innocentgrey/products/pro_shell/index.html
Akun Twitter https://twitter.com/twit_Gungnir
Patch Ada (Bahasa Inggris)

Versi Trial

Unduh Versi Trial

Video Opening

https://www.youtube.com/watch?v=tS6LLrxKeCA

*Semua gambar/video dalam artikel ini merupakan milik dari Innocent Grey sebagai pemegang hak cipta


Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

2 Comments

Paranoia akan Terlahir Kembali dalam Kara no Shoujo Full Voice HD Edition (Kabar Mingguan #35) – HERO Soft · 07/09/2019 at 8:13 pm

[…] Jangan lupa juga untuk membaca ulasannya dalam artikel [Pojok Visual Novel] Kara no Shoujo (Episode 1) […]

[Pojok Visual Novel] Kara no Shoujo Epsiode 2 – HERO Soft · 24/12/2019 at 9:02 am

[…] Nah asyiknya, dunia Kara no Shoujo tidak berhenti di sini. Bagi teman-teman yang belum pernah berkenalan dengan Visual Novel ini, dapat menikmati terlebih dahulu episode pertama yang sudah di ulas dalam artikel [Pojok Visual Novel] Kara no Shoujo (Episode 1). […]

Komentar di sini

%d bloggers like this: