Ringan, Menyenangkan, dan Pas bagi yang Sibuk – Ulasan Kemono Musume no Sodatekata

Published by Robet Fujita on

Sejak awal kemunculannya, pegembang SWEET & TEA belum pernah merilis Visual Novel ‘normal’ yang bisa dengan cepat dipahami dari kemasannya. Berbeda dengan saudara-saudaranya dalam lingkaran pengembang Palette. Masih konsisten dengan konsep mereka, Kemono Musume no Sodatekata dirilis. Dilihat dari kemasannya, penulis merasa yakin bahwa sebagian besar cerita akan berpusat gadis berbulu (karena Kemono Musume), dalam hal ini gadis adalah setengah serigala, beserta cara merawatnya. Penulis pun menganggap, bahwa gadis berbulu bernaman Iroha akan menjadi Heroine utama.

© SWEET & TEA Hak Cipta Dilindungi

Tetapi ternyata tidak juga. Karena Kagaya Kana, seorang gadis anak kepala desa sudah sangat dekat dengan tokoh protagonis, Shuuji. Hubungan mereka sudah seperti pasangan suami-istri yang menikah berpuluh-puluh tahun lamanya. Cinta yang besar dari Kana membuat Shuuji kewalahan, hingga dia kadang menyangkalnya, meski sebenarnya mereka saling menyayangi satu sama lain. Melihat ini, penulis jadi bimbang, jangan-jangan Kana adalah Heroine utama dalam Visual Novel ini. Padahal, Kana bukanlah gadis berbulu.

© SWEET & TEA Hak Cipta Dilindungi

Seiring berjalannya cerita, perkiraan dan anggapan penulis ternyata salah. Tidak ada Heroine tunggal, ataupun rute bercabang. Dua Heroine utama, Kana dan Iroha sama-sama mendapat porsi yang pas. Bahkan, pemain bisa menikmati keduanya.

Konsistensi Manis dan Pahit

Tidak seberat pahitnya karya perdana SWEET & TEA, dalam Visual Novel ini pemain selain akan diajak untuk menggali penyesalan dan kenangan masa lalu Iroha, juga akan disuguhkan kelucuan Iroha, dan Kana, Shuuji dan keluarganya yang penuh canda dan tawa. Keseimbangan dua hal tersebut sudah cukup pas, sehingga pemain tidak terlalu jenuh dengan monolog cerita masa lalu, namun juga diajak untuk memahami cerita dengan percakapan ringan, dengan bumbu canda dan tawa. Apalagi kecemburuan Kana ketika Shuuji terlalu nempel dengan Iroha, dijamin bisa membuat pemain tersenyum.

Pokoknya, pas

Hadir tanpa cerita bercabang, pasti akan menciptakan rasa ketidakpuasan bagi teman-teman yang ingin mesra lebih lama, dan dalam mengenali karakter favoritnya. Misalnya bagi teman-teman yang ingin lebih jauh mengenali Kana, maka harus puas dengan cerita kemesraannya dengan Shuuji disela-sela rehat merawat Iroha. Begitu juga sebaliknya, pemain hanya bisa mengenal Iroha secara Intim di jam istirahat Shuuji, itu pun kalau Kana tidak datang mengganggu.

Meskipun cerita masa lalu Iroha lebih banyak, SWEET & TEA mampu menjaga porsi karakter lain tetap pas, tanpa merasa kehilangan seperti yang sering ditemui dalam karya HOOKSOFT. Pas di sini selain cerita juga merujuk pada H-Scene, ya, jangan lupa.

© SWEET & TEA Hak Cipta Dilindungi

Selain itu, posisi Visual Novel ini juga sudah pas. Yaitu pada Low Price dengan durasi pendek. Penulis sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 8 Jam untuk menyelesaikan Visual Novel ini. Durasi ini bagi penulis pas, karena akan malah membosankan jika cerita lebih panjang dari ini. Jadi semuanya pas.

Kemono Musume no Sodatekata juga sudah dirilis dalam bahasa Inggris oleh Sekai Project melalui Steam atau situs resmi mereka. Sehingga, teman-teman yang belum bisa berbahasa jepang pun dapat menikmatinya.

Laman Steam dapat melalui tautan berikut ini.

Hal ini membuatnya semuanya semakin pas. Tidak mahal, tidak terlalu panjang, cerita ringan, karakter lucu dan ekspresif. Sangat pas bagi teman-teman yang ingin bermain Visual Novel di tengah-tengah kesibukan kerja dari rumah, maupun belajar dari rumah.

Pojok Visual Novel | oleh Robet Fujita

Categories: Pojok Visual Novel

Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

0 Comments

Komentar di sini

%d bloggers like this: