Mengenal Visual Novel [Bagian 1] : Definisi Umum

Published by Robet Fujita on

Mungkin bagi kalian yang pernah melihat sebuah adegan dalam anime, mungkin pernah melihat sang karakter utama memainkan sebuah permainan komputer, di mana dia harus membuat pilihan tertentu agar dia bisa menikahi gadis yang disukainnya, sehinga membuat dia frustasi. Terus permainan apa itu? Itulah Visual Novel. Kali ini HERO Soft akan menjelaskan tentang Visual Novel dari awal!

Artikel ini sedang dalam proses revisi. Harap maklum dengan perubahan yang ada (14 April 2018)

Apa itu Visual Novel?

Visual Novel (Bahasa Indonesia : Novel Visual) adalah salah satu jenis game yang bisa dimainkan di komputer pribadi, PSP, atau perangkat lainnya. Ya benar. Visual Novel itu secara definisi bukanlah Novel, atau komik ataupun lainnya itu. Visual Novel adalah game. Terus kenapa bisa disebut Visual Novel? Di jepang sendiri, Visual Novel jarang digunakan. Mereka sering menggunakan kata Eroge, atau Novel Game (ノベルゲーム). Visual Novel sendiri tidak punya arti yang tepat. Karena jika dilihat dari definisi, “yaitu game dengan berbasis teks”, maka game teks dengan gambar tanpa suara, ataupun game dengan teks tanpa gambar pun bisa disebut Visual Novel. Makan definisi tersebut tidak tepat. Jika memang game yang memfokuskan pada cerita, maka Super Mario bisa disebut Visual Novel.  Terus, Visual Novel itu game yang seperti apa?

Uchikoshi Taro (2013), menjelaskan bahwa dalam Visual Novel yang terpenting adalah pada bagaimana Choice atau pilihan yang terdapat dalam Visual Novel itu sendiri. Berbeda dengan game Tetris, dimana pemain harus mematuhi peraturan yang terdapat dalam Tetris agar balok-balok bisa tersusun dengan baik. Maka dalam Visual Novel, pemain harus memahami peraturan yang ada (dalam hal ini adalah Choice), kemudian memilihnya, sehingga cerita dapat berubah dan berjalan ke adegan selanjutnya. 

565_screenshot2

Hare Nocchi Kitto Nanohana Biyori adalah salah satu dari sekian banyak Visual Novel yang ada. Juga merupakan proyek pertama HEROソフト

Sehingga dapat disimpulkan, bahwa Visual Novel adalah salah satu jenis game yang berofokus pada cerita yang memiliki beberapa cabang dan logika Choice dalam game, sehingga cerita dalam Visual Novel itu sendiri bisa berlanjut. 

Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, di Jepang sendiri, tidak ada yang benar-benar tepat kapan isitilah Visual Novel dipakai. Dan dalam prakteknya, Eroge, atau Bishoujo Game lebih populer daripada Visual Novel. Tapi perusahaan LEAF yang mungkin pertama kali memakai istilah Visual Novel, melalui 3 jenis game yang dirilisnya. Yaitu, Shizuku, Kizuato, dan To Heart. 

Bentuk Permainannya?

Dalam jurnlanya, Nobushige, menjelaskan bahwa setidaknya ada 6 kompone yang terdapat dalam sebuah Visual Novel. Yaitu Choice, CG, Gambar karakter, Cerita, BGM, dan Efek. Yang dapat dibagi ke dalam beberapa penjelasan berikut:

Layar Permainan

Sebagian besar bentuk layar permainan dari Visual Novel adalah sebuah gambar latar (yang menunjukkan situasi), disertai gambar karakter (yang dalam Bahasa jepang disebut Tachie (立ち絵)), dan kotak teks sebesar 1/3 bagian layar, yang berisi cerita, monolog dari karakter utama, dan percakapan dari masing-masig karakter lengkap beserta namanya. Namun ada juga Visual Novel tertentu yang menggunakan teks layar penuh. Hal ini masih sering ditemui seperti dalam Visual Novel versi PSP dan PS3.

fig04

White Album 2, merupakan rilisan AQUAPLUS, yang menggunakan teks satu layar penuh.

20080314002721

To Heart 2 -Another Days- Yang dirilis tahun 2007. Menggunakan teks di 1/3 layarnya.

Suara

Dalam Visual Novel, untuk memperkuat suasananya, maka ada beberapa jenis suara yang ditambahkan. Pertama adalah suara efek yang meliputi suara detak jam, suara pintu terbuka dan lain sebagainya. Selanjutnya suara latar (BGM), biasanya berupa musik yang terus menerus berulang saat kita bermain Visual Novel. Dan yang terakhir, tentu saja suara dari setiap karakter yang diisi oleh seorang pengisi suara.

Cara bermainnya?

Karena Visual Novel mirip sebuah novel ringan yang dimainkan di komputer, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pemainnnya. Konsep utamanya adalah ‘baca dan klik.’ Untuk menampilkan gambar/karakter, pemain harus mengklik pada layar, begitu juga jika ingin melanjutkan ceritanya. Jika begitu saja, mungkin pemain akan bosan. Maka dari itu, Visual Novel biasanya memiliki alur cerita yang bisa dipilih oleh para pemainnya. Jadi, di sini, pemain harus mengingat apa ceritanya, dan menebak kira-kira pilhan mana yang akan membawa pemain kepada akhir cerita yang ‘benar’. Karena itu akhir cerita tergantung pilihan mana yang akan dipilih oleh pemain. Pilihan Inilah yang biasa disebut ‘rute’.

スクリーンショット (38)

Pilihan menentukan jalannya cerita dan akhir cerita dalam sebuah visual novel.

Kemudian bagaimana sebuah game yang berbasis teks dan cerita ini bisa lahir? Apa pemicunya? Untuk mengetahuinya, mari kita lihat dalam sejarah perkembangan Visual Novel di halaman berikutnya. 


Robet Fujita

Penggemar musik jejepangan metal, hard rock, hingga jadul. Suka menulis, dan menyibukkan diri sendiri.

0 Comments

Reza Nurdiansah · 18/03/2016 at 3:25 pm

hee, baru tau ada teks full layar gitu, ditunggu part 2 nya.

Artikel 6 – 04116001 – Angga Adithyabova Permana · 24/09/2016 at 3:05 pm

[…] 2016-03-17 robetfujita1 Comment […]

Persaingan Visual Novel dengan Manga, Anime, Novel Ringan, atau Bahkan Mobage – HERO Soft · 05/07/2018 at 7:04 pm

[…] panjang lebar seluk beluk visual novel dimulai dari devinisi, sejarah, hingga jenis-jenisnya (Baca: Mengenal Visual Novel Bagian 1). Bila dirangkumkan secara menyeluruh, “Visual novel merupakan game yang berbasis grafik, suara, […]

Komentar di sini

%d bloggers like this: